Sky-Line
Forum | Sky-Line.N-Stars.org
Selamat Datang di FORUM Sky-Line.N-Stars.org
Bgi yg blm mendaftar klik pendaftaran/register
bgi yg sdh mendaftar klik login....

Terima kasih
By Admin Sky_Line

Jejak UFO Palsu Terungkap, Bagaimana Nasib Pemilik Ladang?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

default Jejak UFO Palsu Terungkap, Bagaimana Nasib Pemilik Ladang?

Post by Admin on Fri Feb 04, 2011 11:20 pm




Dalam
foto udara yang diterima redaksi detikcom, Rabu (26/1/2011), garis
diameter lingkaran tidak tepat melewati tengah lingkaran. Selain itu
bentuk seperti ikan pun tidak simetris satu dengan lainnya. Selain itu
ada orientasi arah yang tidak jelas dari circle crop tersebut. Hal ini
mematahkan asumsi kalau crop circle itu dibuat oleh alat khusus atau
tempat UFO mendarat. Karena jika pesawat, bentuknya tentu presisi.
(foto: Detik.com)









JAKARTA (Berita SuaraMedia) - Laboratorium Fotogrametri dan Inderaja
Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada (UGM) menganalisa crop circle di
Berbah, Sleman, berdasarkan foto yang diambil dari udara. Hasilnya
diketahui crop circle di Sleman tidak begitu presisi.

Dalam
foto udara yang diterima redaksi detikcom, Rabu (26/1/2011), garis
diameter lingkaran tidak tepat melewati tengah lingkaran. Selain itu
bentuk seperti ikan pun tidak simetris satu dengan lainnya. Selain itu
ada orientasi arah yang tidak jelas dari circle crop tersebut. Hal ini
mematahkan asumsi kalau crop circle itu dibuat oleh alat khusus atau
tempat UFO mendarat. Karena jika pesawat, bentuknya tentu presisi.



"Karena bentuknya tidak simetris, ini bisa dikatakan menguatkan
dugaan kalau crop circle tersebut memang dibuat manusia," ujar Dosen
Geodesi UGM, Catur Aries Rokhmana kepada detikcom.

Catur
menjelaskan foto udara tersebut diambil oleh dua mahasiswanya dengan
menggunakan pesawat aeromodelling. Hasilnya dianalisa di Laboratorium
Fotogrametri dan Inderaja Teknik Geodesi UGM.

"Ini semacam uji forensik," terangnya.

Walau meyakini bahwa crop circle tersebut merupakan karya manusia,
seperti dugaan LAPAN sebelumnya, Catur mengaku kagum dengan pembuatnya.
Menurutnya sangat mengagumkan karya seperti ini bisa selesai dalam waktu
yang sangat singkat.

"Yang belum terjawab adalah bagaimana
dalam waktu singkat bisa membuat itu. Saya kira pembuatnya harus dapat
apresiasi," tutupnya.

Sebelumnya, setelah turun ke lokasi, tim
Lapan semakin yakin crop circle di Berbah, Sleman adalah buatan manusia.
Sejumlah tanda-tanda telah ditemukan tim di lokasi crop circle yang
menghebohkan.

Beberapa tanda yang ditemukan adalah adanya
lubang di tengah pola crop circle. Lubang itu diduga dijadikan titik
untuk menancapkan tonggak untuk membuat lingkaran.

"Ada juga
bekas sibakan padi menuju lubang tersebut. Sibakan ini menjadi tempat si
pembuat menuju lubang tersebut. Ini menunjukkan ada yang masuk ke
situ," kata Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antarika Lapan Sri Kaloka
dalam jumpa pers di lokasi, Berbah, Sleamn.

Sementara itu,
potongan melingkar (crop circle) yang cukup besar dan membentuk pola
tertentu juga ditemukan di areal persawahan di Dusun Wanujoyo Kidul,
Desa Srimartani, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa
Yogyakarta, Selasa.

Sebelumnya, crop circle serupa ditemukan di
areal persawahan di Dusun Rejosari, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah,
Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Crop circle
di Dusun Wanujoyo Kidul pertama kali ditemukan warga setempat, Harjono,
ketika sedang mencari rumput untuk pakan ternak. "Ketika saya sedang
mencari rumput, saya melihat ada garis melingkar yang cukup aneh di
sawah," katanya.

Menurut dia, diameter garis melingkar yang
cukup aneh itu sekitar 25 meter. Di antara garis melingkar itu ada padi
yang masih berdiri dan ada yang roboh.

"Garis melingkar itu
tampak membentuk pola tertentu. Sebelumnya saya tidak mendengar suara
yang aneh atau melihat kilatan cahaya yang mencurigakan," katanya.

Saat ini di lokasi temuan crop circle sudah dipagari dengan pita garis batas polisi (police line).

Warga memadati lokasi ditemukannya potongan melingkar yang cukup besar dan membentuk pola sekedar untuk menyaksikannya.
Sementara itu, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan)
telah memastikan crop circle di Desa Berbah, Sleman, adalah buatan
manusia. Pihak kepolisian pun akan mencari pelaku pembuat crop circle
ini dan menjeratnya dengan pasal perusakan karena pelaku merusak lahan
milik warga.

"Pelaku akan dikenai pasal perusakan," ujar Kapolsek Berbah AKP I Made Muliawan.

Made menjelaskan pihaknya masih terus menyelidiki kasus ini. Untuk sementara, polisi masih mencari siapa pelakunya.

"Kasus ini dalam penyelidikan. Kita masih mencari siapa pelakunya," terang perwira pertama polisi ini.

Made
pun menambahkan belum ada pihak-pihak yang dicurigai terkait kasus
ini. "Untuk sementara belum ada, kita akan berusaha terus cari
pelakunya," tambah Made.(fn/dt/ant) [You must be registered and logged in to see this link.]

Admin
Admin

Jumlah posting : 50
Join date : 30.01.11

Lihat profil user http://sky-line.n-stars.org

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik